Senin, 11 Maret 2013

MARI KITA CIPTAKAN INTERNET YANG AMAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Oleh : Apriliana Kartikasari, S.Kom Perkembangan teknologi internet sampai saat ini belum mempunyai formula jitu yang yang dapat berfungsi sebagai filter bagi para penggunanya. Justru dewasa ini teknologi internet semakin meradang menerjang, hal ini jika tidak disiasati dengan cerdas maka melahirkan wabah penyakit yang begitu akut terhadap perkembangan peserta didik. Banyak contoh kongkrit yang membuat kita terperangah, betapa teknologi internet telah membawa dampak yang begitu serius. Sebut saja, malas belajar gara-gara kecanduan game online, mengunggah situs-situs dewasa, bahkan tidak sedikit anak-anak yang menghilang dari keluarganya karena diajak oleh seseorang yang dikenal lewat jejaring sosial semacam facebook. Pada perkembangannya, jika tidak segera diatasi maka permasalahan-permasalahan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi internet mungkin akan semakin menyeramkan. Banyaknya dampak negatif dalam penggunaan teknologi Internet bukan berarti kita menjadi antipasti terhadap teknologi yang satu ini, melarang dan mengharamkan anak-anak menggunakan teknologi khususnya Internet bukanlah jalan keluar yang tepat. Yang perlu dilakukan adalah memberikan arahan dan juga sebuah ‘warning’ kepada mereka, dampingi mereka dan sampaikan hal-hal yang positif yang dapat diambil dari internet. Internet, atau dunia maya kini telah menjadi dunia yang menggeliat dalam hiruk pikuk kehidupan manusia, termasuk para pelajar. Bahkan sebagian orang mulai menganggap internet sebagai pengganggu bagi pelajar, karena para pelajar cenderung banyak menghabiskan banyak waktu mereka di dunia itu, tetapi jarang menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Lalu, apakah ada manfaat internet bagi para pelajar, atau dalam kata lain bagi dunia pendidikan?

Pelajar tentu saja bukan hanya siswa siswi di sekolah dasar hingga menengah, tetapi para ibu rumah tangga yang terus menuntut ilmu, meski tidak memiliki waktu untuk bersekolah tetap dapat di sebut pelajar. Lalu, apa manfaat internet bagi para pelajar? Salah satu manfaatnya tentu saja sebagai media pembelajaran yang lengkap, luas dan lugas. Seperti yang kita ketahui, berkomunikasi melalui internet jauh lebih mudah dibandingkan dengan komunikasi secara langsung atau melalui telefon, terutama dalam bidang pendidikan. Banyak sekali pengetahuan dan wawasan yang dapat kita peroleh melalui internet, hanya saja para pengguna lebih cenderung tertarik pada hal non-edukasional seperti entertainment, social networking ataupun hal lain. Ada beberapa tips yang mungkin dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan internet yang sehat dan aman untuk dunia pendidikan sebagai berikut: 1. cegah penyimpangan penggunaan internet dengan memblokir situs-situs tertentu melalui software atau DNS, menggunakan komputer di tempat yang terbuka (terlihat oleh banyak orang), menggunakan homepage sesuai dengan kegiatan yang sering dilakukan di internet, serta menggunakannya saat dibutuhkan. 2. Menggunakan fasilitas search engine dengan tepat. Misalnya, saat kita ingin menemukan sebuah referensi melalui internet dalam bentuk yang terpercaya (seperti pdf), kita dapat melakukan pencarian yang efisien melalui search engine dengan menuliskan key word seperti ini .Selain itu, dapat juga mengganti pdf pada formula di atas sesuai dengan tipe file yang diinginkan (seperti doc, xml, dll) 3. Untuk membuat sebuah makalah/tugas atau apa pun, kita dapat mencari sumber melalui internet. Tapi, sebaiknya kita hanya menggunakan sumber dari situs yang terpercaya. Misalnya, mengambil sebuah kutipan dari situs dengan domain .edu, .org, dll. Sebaiknya jangan menggunakan dari situs lain (kecuali mungkin ada link referensi terpercaya) yang kurang bernilai pendidikan. 4. Gunakan berbagai kegiatan online seperti tes IQ dan EQ online, latihan Tes TOEFL online, bimbingan TOEFL online untuk melatih kemampuan dan mengasah kecerdasan kita. Selain itu, kita juga dapat menonton video pendidikan, membaca buku online di books.google.com, dll. 5. Gunakan sistem sekuriti yang memadai agar komputer tidak terancam bahaya. Internet banyak menyediakan beragam dan jenis informasi dan pengetahuan yang disediakan dalam bentuk website yang berkembang diseluruh dunia. Pendidikan sekarang ini tidak terlepas dari bantuan teknologi internet sebagai media utama untuk membantu proses belajar dan mengajar dalam lingkungan sekolah dan universitas Berikut beberapa peran dari internet bagi pendidikan : 1. Internet Sebagai Bahan Pelajaran Tambahan. Akses internet yang serba mudah dan gampang digunakan membuat banyak orang mengambil sebagian informasi dalam bentuk artikel baik berbentuk PDF,Power Point atau M.Word dapat digunakan sebagai bahan tambahan ajaran bagi tenaga pengajar sekarang ini.. Jadi dengan adanya tambahan pelajaran dari internet dapat membuat pendidikan semakin berkembang dengan baik terutama dalam mengembangkan wawasan dan ruang lingkup dari pelajaran yang diajarkan tersebut.Selain itu internet juga membantu anak-anak didik lebih berkembang informasinya serta mampu membuka daya kreatif untuk menemukan hal-hal baru dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. 2. Internet Membuat Penemuan Baru Dalam Dunia Pendidikan. Ada hal yang baru bisa ditemukan dalam pendidikan saat sekarang ini terutama dengan adanya bahan-bahan baru yang dapat ditemukan dari internet.Contohnya paling sering ditemukan adalah penemuan baru dalam bidang SAINS (IPA) dimana ada hal baru bisa ditemukan seperti penemuan arus listris dari air seni,bahan bakar dari bahan organik semuanya ini dapat ditemukan karena adanya internet dimana internet dijadikan sebagai bahan atau sumber tambahan untuk melengkapi penemuan baru tersebut serta juga dibantu dengan buku-buku penelitian.Tentunya internet ini menjadi penting dalam melengkapi sebuah penemuan baru dalam dunia pendidikan sekarang ini. 3. Internet Menghilangkan Gaptek Dalam Pendidikan. Dengan adanya internet kita tidak bisa gaptek lagi karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan hal-hal yang baru yang tidak ketahui sebelumnya.Baik berupa gambar,benda,arti,istilah dan lainnya bisa ditemukan dan didapatkan dari internet ini.Tapi point pentingnya gunakan internet untuk mencari dan menemukan hal-hal positif tentunya. 4. Internet Sebagai Media Belajar dan Mengajar Jarak Jauh. Dengan adanya internet dan perangkat yang mendukungnya kita bisa belajar dengan jarak yang cukup jauh, dengan memanfaatkan fasilitas internet yakni dengan cara melalui SKYPE, Video Yahoo Mesengger, Chat melalui webcam fasilitas di Facebook dan macam lainnya yang bisa secara online tatap muka dan berbicara secara langsung.Kemudian menggunakan Infocus atau proyektor untuk memperjelas atau meluaskan video dan chatnya kepada mahasiswa yang ada dalam ruangan tersebut.Sehingga akan tampak jelas Dosen dan mahasiswa saling berinteraksi secara jarak jauh dengan akses internet . 5. Internet Sebagai Buku atau Catatan Online Pendidikan. Jika kita mempunyai buku catatan, untuk menghindari dari rusak atau hilangnya buku tersebut adakalanya isi catatan tersebut bisa kita simpan dalam M.Word atau PDF atau Power Point serta lainnya yang kemudian kita upload ke web hosting tempat penyimpanan data seperti google dokumen atau google drive yang mempunyai tingkat penyimpanan cukup besar.Tentunya dengan kita menyimpan catatan penting maka kita tidak perlu takut lagi dengan buku tadi, karena seandainya catatan buku tersebut hilang atau rusak maka kita tinggal mengambil dokumen yang telah kita simpan tadi.Tentunya inilah peran penting internet yang sangat penting itu.Semua menjadi aman dan nyaman. Inilah salah satu mengapa internet itu penting bagi dunia pendidikan.Dan saat ini fungsi internet sebagai bagi pendidikan sudah memberikan banyak perkembangan dan kemajuan umumnya.Semoga dengan memanfaatkan internet dalam dunia pendidikan membawa banyak penemuan dan hal baru yang dapat diterapkan dan dapat membantu perkembangan dunia umumnya, tentu saja kita harus mendukung penggunaan internet seperti itu, penggunaan yang baik, sehat dan aman serta bermanfaat bagi dunia pendidikan. Mulai sekarang, kita harus rasional dalam memanfaatkan internet, karena itu cegah segala kemungkinan melakukan penyimpangan dalam penggunaannya. Sumber : • teguhsukabumi.blogspot.com/.../manfaat-dan-tips-berintern... • http://www.infosaja.com/2013/02/fungsi-internet-bagi-pendidikan.html#ixzz2Q8rnkcqR
Selengkapnya...

Senin, 11 Februari 2013

Mari Kita Wujudkan Makassar Bebas Narkoba.

Oleh : St. Mufida Herawati, S.Sos, M.Si Pengguna narkoba sudah menjadi kebiasaan yang mengikat pada kehidupan sosialnya. Ketergantungan pada narkoba cenderung akan berakibat fatal sehingga bisa mengakibatkan kematian. Dewasa ini penyalahgunaan narkotika semakin meningkat tajam. Penggunaan narkoba sepertinya sudah menyerang banyak lini dalam kehidupan masyarakat kita. Entah itu generasi muda, para selebritis, tokoh masyarakat, para wakil rakyat juga ada yang terlibat dalam kasus narkoba ini. Yang dimaksud pengertian narkotika menurut Undang-Undang no 27 bahwa narkoba atau narkotika yang dimaksud ini adalah suatu zat atau pun obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis. Zat tersebut akan menyebabkan penurunan atau pun perubahan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan / adiktif (kecanduan). Untuk itulah kita harus benar-benar mengetahui akan bahaya narkoba. Bahaya narkotika untuk kesehatan adalah yang terberat adalah efek ketergantungan obat nya itu sendiri. Karena dengan efek buruk yang ditimbulkan bagi para pecandu narkoba adalah keinginan untuk selalu memakainya secara berulang. Bila tidak memakainya kembali akan ada rasa sakit yang dialami para penderita dengan ketergantungan narkotika narkoba ini.

Penggunaan narkotika dalam bidang medis sebenarnya adalah legal untuk peruntukan pengobatan tertentu. Dan umumnya dipakai dalam rangka terapi karena senyawa-senyawa psikotropika yang terdapat di dalamnya dipakai untuk membius (anastesi) pasien saat hendak dilakukaan operasi (pembedahan) atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Hal ini juga harus dilakukan oleh pihak medis dengan menggunakan dosis dan cara pemakaian yang tepat. Sehingga bahaya narkotika harus kita sama-sama hindari. Ada beberapa jenis macam narkoba diantaranya yaitu : 1. Opium (candu)atau biasa dikenal dengan opiate. Opium merupakan candu kasar atau mentah yanmg didapat dari getah buah tanaman papaver samniterum yang dihisap / digores dan di biarkan mengering. Opium merupakan golongan narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap. 2. Morpin. Jenis obat narkotika ini adalah zat aktif yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara kimia. Cara penggunaanya disuntikan ke tubuh (injeksi). 3. Putaw Heroin. Golongan narkoba sejenis ini akan lebih mudah menembus otak sehingga lebih kuat dari morfin itu sendiri. 4. Kanabis (Ganja). Inilah yang seringkali menjadi kasus narkoba yang paling banyak diberitakan dan menyerang semua kalangan di masyarakat kita. Ganja adalah merupakan jenis tanaman kanabis yang biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil – kecil dan digulung untuk dijadikan rokok yang disebut joints. Di Kota Makassar pengguna narkoba mencapai 51 ribu jiwa, sedangkan tingkat sulsel mencapai 131.849 jiwa, dimana Kebanyakan pengguna berasal dari kalangan remaja pada rentan umur 15 hingga 30 Tahun, untuk itu Pemerintah Kota Makassar dalam mencegah dan mengantisipasi peningkatan pengguna narkoba yakni dengan pembentukan sekolah bebas narkoba, dan direncanakan akan dibentuk 12 sekolah untuk tingkat SMA dan tingkat SMP. Lingkungan sekolah sebagai tempat berkumpulnya para pelajar dengan kelompok sebayanya selama 5-6 jam perhari, merupakan lembaga yang potensial dalam mempengaruhi dan mewarnai kehidupan pelajar. Dalam kaitannya dengan penyalahgunaan narkoba, pergaulan dengan kelompok sebaya di lingkungan tempat bermain dan berkumpul juga tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai ajang pertukaran informasi, pembagian, jual beli serta perkenalan terhadap penyalahgunaan narkoba yang cukup efektif. Peran siswa dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat sebagai pendidik kelompok sebaya bagi teman – temannya yang sedang dirundung masalah, khususnya terkait narkoba melalui pendekatan antar siswa dinilai sangat efektif. Selain itu pihak sekolah perlu meningkatkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai wadah bagi siswa untuk berdiskusi tentang permasalahan narkoba, kesehatan atau isu lain yang bermanfaat. UKS diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk mengembangkan pola hidup sehat yang anti narkoba, “Dengan demikian, akan tercipta lingkungan sekolah yang menyenangkan, atmosfer hubungan kekeluargaan yang baik antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa, juga orangtua dan guru. Belajar yang menyenangkan di sekolah akan membantu dan meningkatkan daya tahan siswa untuk tidak menyalahgunakan narkoba. Pada tingkat universitas sudah diadakan penandatanganan MOU antara Kepala BNN dengan beberapa kampus di Kota Makassar diantaranya, Poltekkes Makassar, AKPAR Makassar, AMI Veteran RI, Universitas Hasanuddin dan Universitas Muslim Indonesia. Tahun 2013 di Kota Makassar terdapat 112 kasus narkoba, sebanyak 102 lelaki dan 10 wanita. Berdasarkan pendidikan sebanyak 35 orang berstatus pelajar SD, SLTP 34 orang, SLTA 38 dan perguruan tinggi sebanyak 5 orang. Berdasarkan pekerjaan, pelajar 1 orang, mahasiswa 5 orang, pegawai negeri sipil 4 orang, Polri 1 orang, Swasta 18 orang, Wiraswasta 29 orang, buruh harian 19 orang, petani 6 orang dan pengangguran 29 orang. Ada hal beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba yaitu : • Mendapatkan informasi yang tepat dan benar mengenai bahaya narkoba dan narkotika ini dari orang-orang yang berkecimpung dalam dunia kesehatan atau juga organisasi atau ormas yang memperjuangkan untuk menghindari penggunaan obat-obatan terlarang. • Mengetahui bahwa Islam dan agama ini melarang dan mengharamkan narkoba. • Mempunyai visi misi hidup yang baik dan jauh dari narkotika. • Lingkungan pergaulan yang baik. • Melakukan berbagai macam jenis aktifitas yang positif yang bisa untuk menjadi lebih mandiri, percaya diri, serta menyalurkan hobi secara berprestasi. Pemerintah Kota Makassar mengajak masyarakat agar mewujudkan kota Makassar bebas narkoba. Khususnya generasi muda sebagai potensi bangsa dan aset pembangunan yang sangat besar dan memiliki peran yang sintesis terhadap kesejahteraan kota Makassar, dan menghimbau kepada masyarakat apabila menemukan pemakai atau pecandu narkotika agar sesegera mungkin melaporkan ke bnnk puskesmas dan rumah sakit. Sumber: - http://cardiacku.blogspot.com/2013/02/bahaya-narkotika-untuk-kesehatan.html - Berbagai Sumber
Selengkapnya...

Senin, 21 Januari 2013

MENYOAL TENTANG INDEPENDENSI MEDIA

Oleh : Muh. Fikri Abubakar, S.Sos Media yang bebas sama pentingnya dengan peradilan yang independen , sebagai satu dari kekuasaan kembar yang tidak bertanggung jawab pada politisi. Kedua kekuasaan ini memainkan peran sebagai kekuasaan tandingan melawan korupsi dalam sikls kerja program pemerintah. Media memiliki peranan khusus dan “titik lemah” dalam perang melawan korupsi. politisi dan pegawai negeri mungkin lebih mudah tergoda untuk menyalahgunakan jabatan mereka untuk kepentingan pribadi bila mereka yakin tidak ada resiko perbuatan mereka aan terbongkar dan diungkapkan pers. Politisi dalam upayanya tersebut dapat mencoba membungkam media. Bahkan dalam masyarakat yang sudah terbuka sekalipun ada pejabat-pejabat yang kuat yag mendukung, atas dasar anggapan bahwa media dapat saja bertindak tanpa “tanggung jawab” , penerbitan undang-undang Rahasia Negara yang sangat membatasi hak mendapat informasi dan mengeluarkan pendapat . Di berbagai negara demokrasi yang masih baru dan rapuh, pengalaman media masih terbatas dan peluang untuk berlaku sacara tidak bertangugng jawab besar sekali. Hukum yang pada dasarnya memberikan peluang peuh pada media untuk berprilaku secara tidak bertanggung jawab, dapat merusak pertumbuhan negara tersebut.

Independensi media adalah sebuah konsep yang sangat rumit. Secara umum independensi adalah ide bahwa wartawan harus bebas dari bentuk campur tangan apapun ketika menjalankan dan mempraktekan profesinya. Di berbagai negara, pemilik media yang terbesar (umumnya pemilik stasiun televisi dan radio terkemuka) adalah pemerintah sendiri-situasi yang meremehkan konsep independensi media dari pengaruh negara. Upaya yang perlu dijalankan untuk memperkuat independensi media dengan cara menjadikan media milik pemerintah atau yang dikendalikan oleh pemerintah milik swasta. Bersamaan dengan itu, perlu dikembangkan sistem untuk mengembangkan keanekaragaman dalam pemilikan media, sehingga persaingan yang terjadi diantara media dapat mendorong berbagai prespektif tentang kebijakan punlik dan membatasi kekuasaab politik konglomerat media. Pemilikan media oleh perorangan membawa bahaya yang lain yakni bahaya konglomerasi media-masa, pemusatan pemilikan media dalam tangan segelintir orang saja. Pemusatan pemilikan dapat mengancam demokrasi itu sendiri-partai-partai politik besar dapat disandera oleh pemilik media, yang mempunyai kekuasaan yang sangat besar melalui kemampuannya memanipulasi pendapat para pemilih. Kita telusuri data dari internet. 9 Desember 2009, Universitas Padjajaran pernah mengundang Anett Keller, untuk berbicara mengenai independensi media, karena ia pernah melakukan penelitiannya. Ia adalah seorang wartawan berkebangsaan Jerman dan sempat menerima beasiswa di Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Koresponden Surat Kabar The Asia Pacific Times dan lulusan S2 bidang jurnalistik dan ilmu politik di Leipzig (Jerman). Anett melakukan penelitian tentang otonomi redaksi empat media cetak Indonesia, yaitu Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, dan Republika. Hasil penelitian tersebut kemudian dibukukan olehnya yang bertajuk Tantangan dari Dalam, Otonomi Redaksi di 4 Media Nasional: Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Republika. Buku tersebut, jelas Annet, merupakan riset lapangan untuk gelar masternya di bidang ilmu jurnalistik di Universitas Leipzig, Jerman. Berikut beberapa temuan Anett Keller yang menarik: Ternyata, sistem kepemilikan dan struktur redaksional dalam perusahaan media berpengaruh pada tingkat otonomi redaksi dan isi berita. Hasil penelitian Keller menunjukan bahwa wartawan yang bekerja pada surat kabar yang pemiliknya tidak punya latar belakang jurnalisme menerima intervensi yang dominan dari para pemilik modal. Media massa yang dinilai paling independen adalah surat kabar yang tidak memiliki pemilik saham mayoritas. Republika, setelah 1993, kepemilikan saham 51 persen Republika ada di tangan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), pada 2000 Erick Thohir dari grup Mahaka membeli saham mayoritas (35,37 persen). Sementara itu, saham grup Media Indonesia dimiliki 100 persen oleh Surya Paloh. Tidak hanya surat kabar Media Indonesia yang ada dalam grup ini, stasiun televisi Metro TV dan dua koran lokal termasuk di dalamnya. Koran Tempo kontras dibandingkan dengan tiga media massa lain. Saat penelitian ini berlangsung, saham perusahaan Tempo dimiliki PT Grafiti Pers (21 persen), Yayasan Jaya Raya (25 persen), Yayasan 21 Juni 1994 (25 persen), dan Yayasan Karyawan (12 persen), serta 17 persen saham sisanya dipasarkan di bursa. Media Indonesia menempatkan salah seorang staff non-redaksional saat berlangsungnya rapat redaksi. Sedangkan wartawan Republika diperkenankan untuk menerima iklan dari klien lalu mendapatkan presentase hasil iklan. Walaupun pernyataan itu tidak sesuai dengan pernyataan Erick Tohir. Koran Tempo menurut Anett Keller dinilai sebagai media yang memiliki otonomi redaksi dan isi berita paling independen. Hal ini karena tidak adanya pemilik modal yang dominan yang menguasai Koran Tempo. Kompas, menurut Anett Keller, lebih suka bermain aman. Ia menyebut Kompas mengadopsi gaya “Jurnalisme Kepiting” yang berjalan maju namun mundur kembali. Di Kompas, divisi redaksi dan marketing berada di tempat terpisah dan tidak saling mengenal. Bagi pemilik media yang mempunyai latar belakang media maka pemikirannya adalah good journalism, kredibel, sirkulasi, dan iklan. “Tapi kalau yang punya media berlatar belakang bisnis-ekonomi maka logika terbalik. Yang dipikirkan terlebih dahulu adalah apakah ada iklannya atau tidak. Ini mengancam independensi,” karena persoalan independensi ini menjadi tantangan besar. Indepensi bukan soal keberanian. Tapi setelah era reformasi keberanian tidak cukup. Saat ini independensi terkait juga dengan hitung-hitung uang. Hasil penelitian Keller ini menunjukkan bahwa untuk media yang dimiliki oleh pemegang saham yang tidak mayoritas maka secara relatif ada independensi redaksi, sebaliknya jika media tersebut dimiliki secara mayoritas oleh seseorang, atau sebuah kelompok bisnis, maka bagian redaksi secara relatif menjadi kurang independen. Sehingga dapat diketahui bagaimana pemodal sangat berpengaruh dalam independensi media massa. Ditambah dengan ideology yang kurang dari insane pers karena kurangnya standarisasi universitas-universitas yang memiliki jurusan jurnalistik. Atau mungkin kekurangan ideologi inilah yang diperlukan pemodal dalam mengelola media massanya? Karena cenderung akademisi jurnalistik terkenal kritis dan idealis. Terciptanya media massa yang independen adalah yang kita harapkan walau secara realitas tidak ada yang pure independen. Namun, setidaknya tidak berpihak kepada yang sisi yang salah dan lebih memperjuangkan masyarakat. Sumber: http://politik.kompasiana.com/2011/07/13/media-yang-independen-dan-bebas-378482.html http://melekmedia.org/kajian/literasi-baru/menguak-independensi-media-massa-indonesia/#ixzz2MYUNF3gM http://sparklingwomen.blogspot.com/2012/11/meninjau-independensi-media-atas.html http://41807161.blog.unikom.ac.id/independensi-media.245 http://patuguran.blogspot.com/2009/06/independensi-media.html
Selengkapnya...